Daily Archives: July 24, 2025

Tim KORMI Kabupaten Bungo Siap Bertanding di FORNAS VIII NTB 2025

BUNGO – Pemerintahan Kabupaten Bungo dengan cara resmi melepaskan tim Komite Olahraga Wisata Warga Indonesia (KORMI) Kabupaten Bungo untuk ikuti gelaran Festival Olahraga Wisata Nasional (FORNAS) VIII tahun 2025 yang hendak diadakan di Propinsi Nusa Tenggara Barat pada 26 Juli sampai 1 Agustus 2025.

Pelepasan tim itu berjalan di wisma alisudin, Rumah Dinas Bupati Bungo, Kamis (24/07/2025).

Aktivitas itu menunjukkan kolaborasi dan semangat dari beragam faksi, dimulai dari Bupati Bungo H. Dedy Putra, S.H., M.Kn, Wakil Bupati Bungo Ustadz Tri Wahyu Hidayat, sampai Ketua KORMI Kabupaten Bungo, Martunis, A.Md.

Aktivitas ini bertopik “Menyulam Kekuatan Olahraga Warga Ke arah Sukses Indonesia Fit 2045.”

Kesertaan KORMI Kabupaten Bungo dalam gelaran nasional ini menjadi sisi dari usaha untuk membangun dan lebih memajukan olahraga warga di wilayah, sekalian menunjukkan keberadaan Bungo pada tingkat nasional.

Tim yang pergi diharap sanggup mengharumkan nama Kabupaten Bungo dan Propinsi Jambi lewat beragam cabang olahraga wisata yang ditandingkan.

Jumlah tim KORMI yang ikuti Fornas ke VIII di NTB sekitar 21 orang.

Ketua KORMI Bungo, Martunis, A.Md, dalam penjelasannya mengatakan jika faksinya sudah lakukan beragam penyiapan masak sejak mulai beberapa bulan akhir.

“Kami percaya diri dengan semangat dan kesolidan yang kami punyai, tim KORMI Bungo akan memberi hasil terbaik di gelaran FORNAS ini kali,”katanya.

Fornas ini kali adalah Fornas yang ke 3 di ikutinya oleh tim Bungo, di mana tahun awalnya Fornas di Sumatera selatan, tim Bungo sukses bawa katakan medali perunggu, dan Fornas di Jawa Barat Tim Kormi sukses bawa 2 medali yaitu medali perak dan perunggu.

“Mudah-mudahan dengan Fornas ke III di NTB ini, Kormi Bungo sukses bawa medali yang semakin banyak ,”Kata Martunis.

Sementara itu Bupati Bungo yang di mesebagai wakil oleh staff pakar Bupati Yos Armi sampaikan suportnya dan mengharap beberapa peserta mempertahankan semangat sportivitas dan junjung tinggi beberapa nilai budaya lokal dalam tiap performa mereka.

“Gelaran FORNAS bukan hanya menjadi fasilitas persaingan, tetapi sebagai gelaran promo budaya, pariwisata, dan persaudaraan antardaerah.,”ucapnya.

Dengan mengangkat semangat kesehatan nasional ke arah Indonesia Emas 2045, tim KORMI Bungo bawa keinginan besar untuk perkembangan olahraga wisata di Kabupaten Bungo.

“Mudah-mudahan tim KORMI Bungo dapat lebih memajukan olahraga wisata di Kabupaten Bungo,”tutupnya.

Terlihat datang dalam pelepasan itu Kepala Dinas Dispora H.Zainuddin dan tamu undangan yang lain.

Dinkes Bungo Berikan Peringatan ke RS Jabal Rahmah, Berkaitan Kejadian Penampikan Pasien BPJS Kesehatan

BUNGO, JAMBI-INDEPENDENT.CO.ID – Kadis Kesehatan Kabupaten Bungo, dr Safarudin Matondang, menjelaskan jika faksinya sudah memberikan ancaman peringatan untuk RS Jabal Rahmah.

Ini dikatakannya saat diverifikasi, Kamis 24 Juli 2025. Peringatan ini katanya, supaya tingkatkan kualitas servis terutama informasi public, dan peletakan tenaga sama sesuai kapabilitas.

” anjuran supaya mengusahakan tenaga dari BPJS ditaruh di faskes RS Jabal Rahmah untuk nformasi servis BPJS Kesehatan,” katanya.

Beberapa faksi diundang di pertemuan ini, salah satunya Dinas Kesehatan Kabupaten Bungo, BPJS Kesehatan Cabang Muara Bungo, dan perwakilan dari RS Jabal Rahmah.

Wakil Ketua II DPRD, Darwandi menjelaskan, jika kasus penampikan itu terjadi karena miskomunikasi di antara keluarga pasien dan faksi rumah sakit.

Dia memperjelas jika berdasar Undang-Undang Nomor 36 Tahun Mengenai Kesehatan, rumah sakit tidak dikenankan menampik pasien dengan argumen apa pun itu.

“Kita dengar paparan dari beberapa pihak berkaitan dan orangtua pasien. Pokoknya, jika saya simpulkan ialah terjadi miskomunikasi dari faksi servis Jabal Rahmah.” tutur Darwandi.

DPRD Kabupaten Bungo menggerakkan faksi rumah sakit agar selekasnya lakukan pembenahan dan kenaikan servis.

Disamping itu, Darwandi mengajukan usul supaya BPJS Kesehatan tempatkan petugas khusus di dalam rumah sakit untuk memberi pembelajaran langsung ke warga berkaitan hak dan service BPJS.

Seperti sebelumnya telah dikabarkan, seorang masyarakat Kabupaten Bungo, Imam, akui sedih pada servis RS Jabal Rahmah Bungo.

Masalahnya faksi RS Jabal Rahmah Bungo menampik untuk menjaga anaknya dengan memakai kartu BPJS Kesehatan.

Peristiwa ini dirasakan Imam di hari Jumat pagi hari tanggal 11 Juli 2025 sekitaran jam 03.00 WIB. Waktu itu, anaknya yang namanya Oemar, alami demam yang tinggi.

Imam langsung bawa anaknya ke RS Jabal Rahmah dengan keinginan mendapatkan pengatasan klinis yang pantas lewat sarana BPJS kesehatan.

Tetapi, faksi rumah sakit cuma merekomendasikan penyembuhan jalan dan tidak terima rawat inap. Keluarga juga ikuti instruksi itu walau merasa kurang senang.

Tetapi sesudah datang di dalam rumah, keadaan Oemar malah lebih buruk. Imam bawa lagi anaknya ke RS Jabal Rahmah untuk pengatasan rawat inap. Sayang, mereka memperoleh lagi penampikan.

“Saya sedih, saya bawa anak saya kembali karena kesehatannya lebih buruk. Ingin rawat inap justru ditampik karena takut tidak dapat claim BPJS Kesehatan,” tutur Imam, Senin 14 Juli 2025.

Faksi RS Jabal Rahmah Rio, saat diverifikasi, belum memberi pengakuan sah. Mereka cuma sampaikan jika akan memeriksa dahulu urutan peristiwanya melalui penilaian intern saat sebelum memberi verifikasi secara detail berkaitan peristiwa ini.