Polres Bungo Mengamankan Pria Asal Sumbar Membawa Senpi Rakitan, Rupanya akan Dipakai untuk Mengambil Peternak

Anggota Polsek Bathin II Pelayang, Polres Bungo, Jambi amankan seorang sopir mobil karena ketahuan simpan dua puncak senjata api rakitan laras panjang dalam kendaraannya.

Kasi Humas Polres Bungo AKP Muhammad Nur menjelaskan, terdakwa namanya Suprianton alias Anton, masyarakat Sitiung, Kecamatan Sungai Rumbai, Kabupaten Dharmasraya, Propinsi Sumatera Barat (Sumbar).

Suprianton diamankan saat anggota Polsek Bathin II Pelayang lakukan patroli pada Kamis (24/7/2025) pagi hari.

Waktu itu, petugas mendapatkan laporan warga, sebuah minibus dari Sumatera Barat lewat di wilayah Pelayangan, Kabupaten Bungo.

Sesudah pastikan mobil yang diduga, petugas kepolisian lalu hentikan mobil itu untuk dilaksanakan pemeriksaan.

Hasil dari pemeriksaa polisi temukan dua puncak senjata api rakitan laras panjang komplet dengan 3 butir amunisi, dan satu botol bubuk berisi mesiu dan dua bilah pisau.

‘Di dalamnya ada dua senjata api, amunisi, dan senjata tajam (pisau),” kata Muhammad Nur.

Setalah dilaksanakan pemeriksaan dalam, aktor merencanakan lakukan perampokan peternak bersama satu partnernya yang sudah menanti di wilayah Desa Talang Selungko, Kecamatan Bathin II Pelayangan.

Seseorang yang sudah menanti sukses larikan diri. Sekarang ini, terdakwa ditahan oleh kepolisian untuk pengkajian selanjutnya.

Atas perlakuannya, terdakwa diintimidasi kasus pemilikan senjata api dan senjata tajam seperti diartikan dalam Pasal 1 ayat (1) dan Pasal (2) ayat (1) UU No 12 Tahun 1951.

Korupsi Dana BOS, Polres Bungo Tentukan 5 Terdakwa Baru

BUNGO – Kasus sangkaan korupsi Dana BOS SMAN 2 Bungo tahun bujet 2021 – 2022 berguling lagi. Bahkan juga faksi Kepolisian diberitakan memutuskan lagi terdakwa baru dalam kasus tersebut.

Penentuan lima terdakwa baru ini dibetulkan oleh Kasat Reskrim Polres Bungo AKP Ilham Tri Kurnia lewat Kanit Tipidkor Iptu Rizky Threeyudha Putra.

Kelimanya diperhitungkan ikut lakukan tindak pidana korupsi hingga negara dirugikan sampai capai Rp 1,2 miliar.

Sayang Kanit Tipidkor Polres Bungo belum ingin memaparkan dengan jelas berkaitan siapa ke-5 terdakwa itu dan apa peranannya, karena akan dilaksanakan ekspose dalam kurun waktu dekat.

“Betul. Dua pekan kemarin telah kita tentukan lima orang terdakwa,” ucapnya diverifikasi lewat handphone, Kamis (31/7/2025).

Dengan diputuskannya lima terdakwa baru ini, maknanya telah tujuh orang yang diputuskan terdakwa oleh Polres Bungo pada kasus sangkaan korupsi dana BOS SMAN 2 Bungo tersebut.

Awalnya polisi telah terlebih dahulu memutuskan 2 orang terdakwa yaitu Mashuri saat memegang Kepala SMAN 2 Bungo dan Redi Afrika sebagai Bendahara dana BOS untuk masa 2021-2022.

Dalam perjalanannya, terdakwa Mashuri selanjutnya dibebaskan oleh faksi Kepolisian dengan argumen saat penahanannya sepanjang proses penyelidikan sudah habis.

Tetapi untuk pemantauan, Mashuri dikenai wajib melapor tiap 2x satu minggu pada Senin dan Kamis ke Polres Bungo sambil menanti kasusnya tahapan II.

Polres Bungo Gelar PKM DI Titik Vital

Jambi : Polres Bungo melangsungkan aktivitas PKM (Penataan, Pengamanan, Pengamanan, dan Patroli) di beberapa titik vital di daerah Kabupaten Bungo.

PKM adalah sisi dari usaha Polri untuk memberi servis terbaik ke warga, sesuai moto “POLRI untuk Warga”.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono mengatakan jika Kedatangan polisi mempunyai tujuan untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas , menghambat berlangsungnya kemacetan, dan memberi perasaan aman untuk warga yang mengawali kegiatan harian mereka.

“Semenjak jam 06.00 WIB, personel Polres Bungo sudah bersiaga di beberapa lokasi sebagai pusat kegiatan masyarakat, seperti persilangan jalan khusus, tempat sekolah, dan pasar tradisionil,” ucapnya.

Selainnya penataan lalu lintas , personel Polres Bungo lakukan patroli teratur untuk menghambat tindak kriminalitas dan memberi dana untuk warga yang memerlukan. Karena ada aktivitas ini, diharap bisa terbentuk keadaan yang aman dan serasi di tengah warga.

Salah seorang masyarakat, Bapak Imam, mengutarakan perasaan terima kasihnya ke Polres Bungo atas kedatangan polisi yang menolong seberangkan beberapa anak sekolah.

“Karena ada polisi di sini, saya merasakan semakin tenang saat beberapa anak pergi ke sekolah,” kata Bapak Imam.

Aktivitas PKM akan dilaksanakan dengan teratur sebagai sisi dari usaha menjaga ketertiban dan keamanan di daerah Bungo.

Polres Bungo mengharap, lewat aktivitas ini, jalinan di antara polisi dan warga makin kuat dan sama-sama memberikan dukungan dalam membuat lingkungan yang damai dan aman.​

Polres Bungo Gelar PKM Pagi, Bentuk Riil “Polri untuk Warga”

BUNGO – Polres Bungo terus memperlihatkan komitmennya dalam memberi rasa nyaman dan aman ke warga lewat aktivitas Penataan, Pengamanan, Pengamanan, dan Patroli (PKM) pagi di beberapa titik vital, Selasa (29/7/2025).

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Sang., menjelaskan jika personil sudah bersiaga semenjak jam 06.00 WIB di simpang jalan khusus, tempat sekolah, dan pasar tradisionil untuk pastikan kelancaran lalu lintas dan menghambat kemacetan.

“Aktivitas ini adalah bentuk riil servis Polri, sesuai moto ‘Polri untuk Warga’. Kami ingin warga merasa nyaman dan aman waktu melakukan aktivitas,” tutur Kapolres Bungo.

Selainnya penataan lalu lintas , personil melakukan patroli teratur buat menghambat tindak kriminalitas dan memberi dana untuk masyarakat yang memerlukan. Diharap, aktivitas ini bisa membuat keadaan yang aman di tengah-tengah warga.

Satu diantara masyarakat, Imam, sampaikan apresiasinya atas kedatangan polisi di jalan. “Karena ada polisi, saya merasakan tenang saat beberapa anak pergi ke sekolah,” ungkapkan Kapolres.

Polres Bungo Gelar PKM Pagi: Bentuk Riil Moto “POLRI untuk Warga

FAKTA BUNGO – Bungo, 29 Juli 2025 – Polres Bungo memperlihatkan lagi komitmennya dalam tingkatkan keamanan dan kenyamanan warga dengan melangsungkan aktivitas PKM (Penataan, Pengamanan, Pengamanan, dan Patroli) pagi di beberapa titik vital di daerah Kabupaten Bungo. Aktivitas ini adalah sisi dari usaha Polri untuk memberi servis terbaik ke warga, sesuai moto “POLRI untuk Warga”.

Semenjak jam 06.00 WIB, personel Polres Bungo sudah bersiaga di beberapa lokasi sebagai pusat kegiatan masyarakat, seperti persilangan jalan khusus, tempat sekolah, dan pasar tradisionil. Kedatangan polisi pada pagi hari mempunyai tujuan untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas , menghambat berlangsungnya kemacetan, dan memberi perasaan aman untuk warga yang mengawali kegiatan harian mereka.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Sang., mengatakan jika aktivitas PKM pagi hari ini adalah satu diantara bentuk riil loyalitas Polri dalam layani dan membuat perlindungan warga. “Kami ingin warga merasa nyaman dan aman waktu melakukan aktivitas. Kedatangan personel kami di atas lapangan ialah bentuk riil dari moto ‘POLRI untuk Warga’,” tutur Kapolres.

Selainnya penataan lalu lintas , personel Polres Bungo lakukan patroli teratur untuk menghambat tindak kriminalitas dan memberi dana untuk warga yang memerlukan. Karena ada aktivitas ini, diharap bisa terbentuk keadaan yang aman dan serasi di tengah warga.

Warga Bungo menyongsong baik aktivitas PKM pagi hari ini. Salah seorang masyarakat, Bapak Imam, mengutarakan perasaan terima kasihnya ke Polres Bungo atas kedatangan polisi yang menolong seberangkan beberapa anak sekolah. “Karena ada polisi di sini, saya merasakan semakin tenang saat beberapa anak pergi ke sekolah,” kata Bapak Imam.

Aktivitas PKM pagi oleh Polres Bungo ini terus akan dilaksanakan dengan teratur sebagai sisi dari usaha menjaga ketertiban dan keamanan di daerah Bungo. Polres Bungo mengharap, lewat aktivitas ini, jalinan di antara polisi dan warga makin kuat dan sama-sama memberikan dukungan dalam membuat lingkungan yang damai dan aman.

Satu Informasi Paling populer Di Bukti Bungo Tanggal 29 Juli 2025

FAKTA BUNGO – Polres Bungo Gelar PKM Pagi: Bentuk Riil Moto “POLRI untuk Warga”

Polres Bungo mengadakan aktivitas Dedikasi Ke Warga (PKM) Pagi, sebagai implikasi moto “POLRI untuk Warga”.

Aktivitas ini adalah cara nyata dekatkan servis dan kedatangan polisi ke masyarakat, dengan beragam tindakan yang memprioritaskan hubungan positif dan pembelajaran langsung public.

Mewujudkan Moto POLRI untuk Masyarakat, Polres Bungo Gelar PKM Pagi

BUNGO – Polri selalu datang untuk warga hal itu ditunjukkan loyalitas dalam soal tingkatkan kenyamanan untuk masyarakat dengan melangsungkan Penataan, pengamanan, pengamanan dan patroli (PKM) pagi di beberapa titik vital di daerah kabupaten Bungo.

Aktivitas ini adalah cara riil dalam memberi servis terbaik ke warga, sesuai moto “POLRI untuk Warga”. Selasa (29/7).

Kapolres Bungo AKBP Natalena Eko Cahyono menjelaskan, personel polres sudah bersiaga di beberapa lokasi sebagai pusat kegiatan masyarakat seperti pada persilangan jalan khusus, tempat sekolah dan pasar tradisionil semenjak jam 06.00 WIB.

“Kedatangan polisi pada pagi hari mempunyai tujuan untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas , menghambat berlangsungnya kemacetan, dan memberi perasaan aman untuk warga yang mengawali kegiatan harian mereka,” sebut Kapolres.

Disebutkan jika aktivitas PKM pagi hari ini adalah satu diantara bentuk riil loyalitas Polri dalam layani dan membuat perlindungan warga.

“Kami ingin warga merasa nyaman dan aman waktu melakukan aktivitas. Kedatangan personel kami di atas lapangan ialah bentuk riil dari moto ‘POLRI untuk Warga’,” katanya.

Selainnya penataan lalu lintas , kata AKBP Natalena, personel Polres Bungo lakukan patroli teratur dalam rencana menghambat tindak kriminalitas dan memberi dana untuk warga yang memerlukan.

“Karena ada aktivitas ini, diharap bisa terbentuk keadaan yang aman dan serasi di tengah warga,” harapannya.

Salah seorang masyarakat, bapak Imam, mengutarakan perasaan terima kasihnya ke Polres Bungo atas kedatangan polisi yang menolong seberangkan beberapa anak sekolah.

“Karena ada polisi di sini, saya merasakan semakin tenang saat beberapa anak pergi ke sekolah,” bebernya.

Polres Bungo Gelar PKM Pagi: Bentuk Riil Moto “POLRI untuk Warga

BUNGO – Bungo, 29 Juli 2025 – Polres Bungo memperlihatkan lagi komitmennya dalam tingkatkan keamanan dan kenyamanan warga dengan melangsungkan aktivitas PKM (Penataan, Pengamanan, Pengamanan, dan Patroli) pagi di beberapa titik vital di daerah Kabupaten Bungo. Aktivitas ini adalah sisi dari usaha Polri untuk memberi servis terbaik ke warga, sesuai moto “POLRI untuk Warga”.

Semenjak jam 06.00 WIB, personel Polres Bungo sudah bersiaga di beberapa lokasi sebagai pusat kegiatan masyarakat, seperti persilangan jalan khusus, tempat sekolah, dan pasar tradisionil. Kedatangan polisi pada pagi hari mempunyai tujuan untuk pastikan kelancaran arus lalu lintas , menghambat berlangsungnya kemacetan, dan memberi perasaan aman untuk warga yang mengawali kegiatan harian mereka.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, S.Kom., M.Sang., mengatakan jika aktivitas PKM pagi hari ini adalah satu diantara bentuk riil loyalitas Polri dalam layani dan membuat perlindungan warga. “Kami ingin warga merasa nyaman dan aman waktu melakukan aktivitas. Kedatangan personel kami di atas lapangan ialah bentuk riil dari moto ‘POLRI untuk Warga’,” tutur Kapolres.

Selainnya penataan lalu lintas , personel Polres Bungo lakukan patroli teratur untuk menghambat tindak kriminalitas dan memberi dana untuk warga yang memerlukan. Karena ada aktivitas ini, diharap bisa terbentuk keadaan yang aman dan serasi di tengah warga.

Warga Bungo menyongsong baik aktivitas PKM pagi hari ini. Salah seorang masyarakat, Bapak Imam, mengutarakan perasaan terima kasihnya ke Polres Bungo atas kedatangan polisi yang menolong seberangkan beberapa anak sekolah. “Karena ada polisi di sini, saya merasakan semakin tenang saat beberapa anak pergi ke sekolah,” kata Bapak Imam.

Aktivitas PKM pagi oleh Polres Bungo ini terus akan dilaksanakan dengan teratur sebagai sisi dari usaha menjaga ketertiban dan keamanan di daerah Bungo. Polres Bungo mengharap, lewat aktivitas ini, jalinan di antara polisi dan warga makin kuat dan sama-sama memberikan dukungan dalam membuat lingkungan yang damai dan aman.

Dinas TPH&Bun Bungo Siap Kerjakan Program Prowitra

FAKTA BUNGO – Pemerintahan Kabupaten Bungo terus memiliki komitmen tingkatkan kesejahteraan warga lewat program favorit berbasiskan pertanian. Satu diantaranya lewat Program Wiraswasta Pertanian (PROWITRA) yang sekarang mulai diwujudkan pendistribusian 30.000 bibit tanaman ke beberapa daerah perdesaan.

Insha Allah Prowitra ini akan di riliskan oleh Bapak Bupati Di Desa Mangun Jayo, Kecamatan Muko-Muko Bathin VIO, Kabupaten Bungo di hari Selasa esok.

Tiap desa mendapatkan peruntukan bibit yang hendak ditanamkan di tempat dengan luas optimal 1 hektar, sesuaikan dengan kekuatan dan persiapan daerah masing-masing sepanjang kepimpinan Dedi Putra – Triwahyuni Hidayat.

Program ini mengarah ke petani dan golongan masyarakat yang ingin meningkatkan usaha berbasiskan pertanian secara berdikari. Tipe bibit yang diberi mencakup tanaman produktif, tanaman keras, dan tanaman hortikultura yang mempunyai nilai ekonomi tinggi dan daya tumbuh yang bagus di daerah Bungo.

Kepala Dinas TPH Bun Bungo, Muhammad Hasbi.,S.P.,M.Sang mengatakan jika PROWITRA tidak sekedar hanya kontribusi bibit, tetapi diimbangi pengiringan tehnis, training budi daya, sampai pantauan periodik supaya bibit yang diberi betul-betul tumbuh maksimal dan memberi hasil periode panjang untuk warga.

“Program PROWITRA adalah misi serta visi Bupati Dedi putra-Tri Wahyu Hidayat , ini adalah cara nyata dalam menggerakkan kemandirian ekonomi warga dusun. Kami ingin membuat psikis wiraswasta tani yang kuat, tidak cuma memercayakan kontribusi, tetapi juga sanggup mengurus dan meningkatkan lahannya secara produktif,” katanya., Sabtu siang (26/07/2025).

Selanjutnya, dia menambah jika lewat program ini, warga didorong untuk manfaatkan tempat tidur atau tempat tidak terurus menjadi tempat produktif yang sanggup hasilkan nilai ekonomi. Dengan begitu, bukan hanya berpengaruh pada penghasilan masyarakat, tapi juga berperan pada ketahanan pangan wilayah dan konservasi lingkungan.

Beberapa kepala desa dan masyarakat yang menerima faedah menyongsong semangat program ini. Mereka mengharap di depan, program seperti PROWITRA bisa terus diperkembangkan dan mencapai semakin banyak daerah, sekalian mengikutsertakan semakin banyak barisan tani dan pemuda dusun.,”Tambah Hasbi.

“Program semacam ini benar-benar menolong warga. Jika ada pengiringan secara tehnis dan berkesinambungan, saya percaya hasilnya akan berasa langsung dalam masyarakat,”ucapnya kembali.

Pemerintahan Kabupaten Bungo mengharap, melalui PROWITRA, akan lahir wiraswastawan tani baru di wilayah perdesaan yang berdikari,kreatif, dan berkesinambungan. Program ini diharap menjadi sisi dari alih bentuk ekonomi dusun, dari yang sebelumnya tergantung pada bidang konsumtif, menjadi produktif dan berbasiskan kekuatan lokal.

“Dengan semangat kerjasama dan pendayagunaan, PROWITRA menjadi lambang loyalitas pemda dalam membuat dari bawah, mendayagunakan dusun, dan perkuat ketahanan ekonomi wilayah lewat bidang pertanian,”tutupnya.

Operasi Taat 2025, Pelanggar di Kabupaten Bungo Banyak Tidak Gunakan Helm

MUARA BUNGO, – Unit Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bungo melangsungkan Operasi Taat 2025 di beberapa batas jalan prosedur di Kabupaten Bungo pada Minggu tanggal 27 Juli 2025.

Aktivitas razia ini berjalan semenjak jam 07.30 sampai 09.00 WIB dan sukses menjala sekitar 37 kendaraan yang menyalahi ketentuan lalu lintas.

Operasi ini adalah sisi dari jadwal nasional Kepolisian Republik Indonesia yang diadakan serempak di semua Indonesia, dengan tujuan menekan angka kecelakaan dan tingkatkan keterdisiplinan warga dalam ber lalu lintas.

Paur Tilang Satlantas Polres Bungo, Aiptu Hutagalung, yang pimpin secara langsung razia itu mengutarakan jika ada banyak pengendara yang masih belum teratur ber lalu lintas.

Pelanggaran yang menguasai salah satunya ialah tidak memakai helm standard, pengendara di bawah usia, tidak memasangkan spion, sampai tidak bawa kelengkapan surat kendaraan seperti SIM dan STNK.

“Ada pula sepeda motor yang tidak layak jalan secara tehnis, seperti ban gundul, lampu tidak berpijar, bahkan juga sejumlah tidak mempunyai body kendaraan yang utuh,” terang Aiptu Hutagalung.

Satu diantara kasus sebagai sorotan ialah seorang remaja berumur 17 tahun yang menunggangi motor tanpa plat nomor dan tidak bisa memperlihatkan SIM. Kendaraan itu langsung ditangkap untuk proses selanjutnya.

Selainnya lakukan pengusutan, petugas memberi pembelajaran ke pengendara mengenai keutamaan keselamatan ber lalu lintas.

Pemakai jalan disarankan supaya selalu menaati rambu lalu lintas dan melengkapi peralatan kendaraan sama sesuai standard pabrikasi.

Operasi Taat 2025 akan berjalan sepanjang 14 hari, Razia akan dilaksanakan dengan random di beberapa titik riskan pelanggaran yang ada di daerah hukum Polres Bungo.

“Kami mengharap warga Bungo makin sadar keutamaan keselamatan dalam berkendaraan, tidak cuma untuk diri kita, tetapi juga untuk keselamatan pemakai jalan yang lain,” tutur Aiptu Hutagalung.

Satlantas Polres Bungo menghimbau semua warga untuk melengkapi document kendaraan seperti SIM, STNK, dan menaati ketentuan lalu lintas , termasuk pemakaian helm, kaca spion, dan plat nomor kendaraan untuk terbentuknya Kamseltibcar Lalu di Kabupaten Bungo.

“Kami mengingati supaya warga lebih teratur dan disiplin dalam berkendaraan. Keselamatan ialah tanggung-jawab bersama,” tutupnya.